Cara membuat workflow di systeme.io
Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari semua tentang workflow dan cara membuatnya di systeme.io.
Membuat workflow baru
Masuk ke akun systeme.io Anda, klik tab Automations di menu, lalu pilih Workflows (1).

Klik tombol Buat (2).

Pilih nama untuk workflow Anda lalu klik Simpan (3).

Setelah workflow baru dibuat, Anda perlu menentukan pemicu dan menetapkan aksi.
1) Menambahkan pemicu
Pemicu adalah peristiwa yang memulai workflow, misalnya ketika pengguna membeli produk atau berlangganan newsletter.
Untuk membuat pemicu:
- Klik Buat pemicu pertama Anda (4).
- Kemudian klik “+” untuk menentukan langkah berikutnya.

Anda dapat memilih dari jenis pemicu berikut:
- Pertemuan dijadwalkan: Saat kontak menjadwalkan pertemuan.
- Tag ditambahkan / Tag dihapus: Saat tag ditambahkan atau dihapus dari kontak setelah workflow diaktifkan (tag yang ditambahkan/dihapus sebelum aktivasi tidak diperhitungkan).
- Form funnel berlangganan: Saat kontak berlangganan melalui formulir funnel.
- Form halaman blog berlangganan: Saat kontak berlangganan melalui formulir di halaman blog.
- Kampanye selesai: Saat kontak menyelesaikan sebuah kampanye.
- Pendaftaran webinar: Saat kontak mendaftar ke webinar.
- Terdaftar di kursus: Saat kontak mendaftar ke sebuah kursus.
- Kursus selesai: Saat siswa menyelesaikan sebuah kursus.
- Modul selesai: Saat siswa menyelesaikan sebuah modul.
- Pelajaran selesai: Saat siswa menyelesaikan sebuah pelajaran.
- Terdaftar di bundle kursus: Saat kontak mendaftar ke bundle kursus.
- Penjualan baru: Saat pelanggan membeli sebuah penawaran.
- Penjualan dibatalkan: Saat langganan dibatalkan atau pembayaran satu kali dikembalikan.
- Email dibuka: Saat kontak membuka email.
- Tautan email diklik: Saat kontak mengklik tautan di dalam email.
- Halaman dikunjungi: Saat kontak mengunjungi halaman tertentu.
- Terdaftar di komunitas: Saat kontak bergabung ke sebuah komunitas.
- Pembayaran langganan gagal: Saat pembayaran langganan gagal.
- Form toko kreator berlangganan: Saat kontak berlangganan melalui bagian “Kumpulkan email” di toko digital.
Catatan:
- Anda dapat menentukan beberapa pemicu secara bersamaan.
- Aksi hanya dijalankan jika pemicu terjadi setelah workflow diaktifkan.
2) Menambahkan langkah workflow
Setelah pemicu dibuat, klik “+” untuk menambahkan langkah berikutnya:
- Aksi: Operasi di systeme.io (misalnya tambah/hapus tag).
- Keputusan: Memecah alur berdasarkan kondisi kontak.
- Penundaan: Menambahkan waktu tunggu.

Contoh workflow
Mari kita membuat contoh workflow untuk menunjukkan cara menggunakan elemen-elemen ini.
Latar belakang
Dalam skenario ini:
- Anda menjual dua penawaran.
- Anda memiliki dua kampanye: Kampanye 1 mempromosikan Penawaran #1, dan Kampanye 2 mempromosikan Penawaran #2.
- Sebuah aturan otomatisasi memberikan tag Customer 1 kepada setiap pembeli Penawaran #1.
Urutan workflow
- Saat sebuah lead berlangganan melalui halaman opt-in, daftarkan mereka ke Kampanye 1 untuk mempromosikan Penawaran #1.
- Jika mereka membeli Penawaran #1:
- Hentikan langganan mereka dari Kampanye 1.
- Daftarkan mereka ke Kampanye 2 untuk mempromosikan Penawaran #2.
Langkah-langkah yang harus diikuti
- Buat trigger: Pilih Form corong berlangganan dan pilih halaman opt-in. Klik Buat.

- Tambahkan action: Pilih Berlangganan kampanye dan pilih Kampanye 1.

- Opsional: Tambahkan penundaan agar kontak memiliki waktu untuk menerima email dari Kampanye 1.

- Tambahkan decision: Gunakan filter Tag → Kontak yang ditandai dengan → pilih Buat1.
Anda selalu dapat menambahkan grup kondisi lainnya.

- Setelah decision, ada dua jalur yang mungkin:
- Tidak: Kontak tidak memiliki tag Buat1 (belum melakukan pembelian)
- Ya: Kontak memiliki tag tersebut (sudah melakukan pembelian)

Jika Yes, tambahkan dua action lagi:
- Berhenti berlangganan dari Kampanye 1
- Berlangganan Kampanye 2

Setelah workflow dikonfigurasi, Anda harus mengaktifkannya.
Mengaktifkan workflow
Untuk mengaktifkan workflow:
- Buka daftar workflow.
- Arahkan kursor ke tiga titik (...) di samping workflow.
- Klik Aktifkan.

Pada popup yang muncul, klik Konfirmasi.

Menonaktifkan workflow
Untuk menonaktifkan workflow:
- Buka daftar workflow.
- Klik Nonaktifkan.

Anda akan diberikan dua opsi:
- Nonaktifkan alur kerja: Menghentikan kontak baru untuk masuk, tetapi tugas terjadwal yang sudah ada akan tetap berjalan.
- Nonaktifkan alur kerja dan batalkan tugas terjadwal terkait: Mencegah semua tindakan terjadwal selanjutnya untuk dijalankan.
Pilih opsi yang sesuai dengan kebutuhan Anda, lalu klik Konfirmasi untuk menyelesaikan.

Informasi tambahan:
Riwayat eksekusi workflow hanya disimpan selama satu bulan. Setelah periode ini, data tersebut akan otomatis dihapus dari sistem untuk optimasi data.
Jika Anda tidak dapat menemukan tugas workflow lama di halaman kontak, itu berarti tugas tersebut berusia lebih dari satu bulan dan telah dihapus saat pembersihan sistem.
